Showing posts with label .. soft skill ... Show all posts
Showing posts with label .. soft skill ... Show all posts

Tuesday, July 02, 2013

Tugas Terakhir Softskill - Implementasi dan Masa Depan Cloud Computing


CLOUD COMPUTING DI BIDANG KEDOKTERAN

Dalam bidang kedokteran manfaat teknologi ini cloud computing di Indonesia juga diperlukan penggunaan teknologi yang memadai termasuk juga teknologi informasi berbasis cloud computing. Seperti halnya pengembangan “Telemedicine”, yakni pelayanan di bidang kesehatan jarak jauh. Ini berarti bahwa layanan pengobatan yang mencakup semua bentuk pengobatan yang memanfaatkan media, dimana pasien dan dokter dapat berkomunikasi jarak jauh. Baik menggunakan telepon seluler, telepon rumah, internet dan sebagainya. Telemedicine juga didefinisikan sebagai transfer data medis elektronik dari satu lokasi ke lokasi lainnya via online.

Telemedicine dapat dikatakan sebagai alat yang dapat membantu banyak orang dengan beragam masalah kesehatan. Sangat banyak manfaat yang ditawarkan dalam penggunaan Telemedicine, seperti halnya efektivitas waktu, biaya dan tenaga, artinya pasien tidak perlu untuk jauh-jauh datang ke rumah sakit yang menghabiskan banyak waktunya di perjalanan, biaya bahan bakar, dan fisik bertahan di tengah-tengah kemacetan untuk berkonsultasi masalah kesehatan dengan dokter, cukup dengan memanfaat teknologi informasi seperti halnya email atau bahkan video conference dan lain sebagainya.
Adapun manfaat lain yang ditawarkan yakni mengatasi persebaran tenaga medis atau ahli kesehatan, dokter yang sudah professional yang persebarannya tidak merata disetiap daerah yang ada di Indonesia. Intinya, dengan Telemedicine, pasien dapat berkonsultasi dan melakukan pengobatan jarak jauh denga dokter ahli yang ia percayai mampu untuk membantu permasalahannya.

Disisi lain dengan penggunaan Telemedicine ini juga tidak akan menutup kemungkinan untuk menimbulkan resiko seperti halnya cyber crime. Misalnya, penggunaan Telemedicine ini dijadikan sebagai kedok penipuan yang nantinya dapat merugikan pihak lain. Namun hal-hal semacam ini dapat sedikit ditekan dengan penggunaan security bagi semua pemakai jasa cloud computing.


CLOUD COMPUTING DI BIDANG TELEKOMUNIKASI


Cloud computing sangat dibutuhkan terutama dibidang pendidikan karena dapat menghemat biaya yang cukup mahal dan menghindari penerapan teknologi yang rumit.
Cloud computing pada bidang pendidikan antara lain Yahoo email atau Gmail. Anda tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Semua konsumen hanya perlu koneksi internet dan mereka dapat mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan serber semuanya ada di cloud (internet) dan secara total dikelola oleh provider seperti Yahoo, Google, etc. Konsumen hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya.

Contoh Implementasi dan masa depan dari cloud computing :
·       Google Docs dan Office 365
jika dulu untuk membuat dokumen kita harus menggunakan software word processing seperti Microsoft Office yang harganya lumayan mahal, kini kita dapat membuat dokumen dengan mudah dan gratis, yaitu dengan menggunakan Google Docs. Google Docs merupakan layanan cloud computing milik google yang berfungsi untuk membuat berbagai jenis dokumen. kita dapat menyimpan dokumen-dokumen kita pada server dan mengaksesnya dimana pun kita berada. 

contoh lain dari layanan seperti ini adalah Office 365 milik Microsoft. aplikasi ini merupakan aplikasi berbayar dengan fitur-fitur yang sangat membantu bagi para pengusaha. fitur yang tersedia diantaranya adalah SharePoint Online, Exchange Online, Lync Online dan Office Professional Plus. Office 365 ini memungkinkan penggunanya untuk bekerjasama dalam mengolah dokumen, e -mail, konferensi via web, dan berbagi jadwal acara di kalender.

·       Dropbox dan Ubuntu One
layanan lain yang menerapkan cloud computing adalah dropbox dan ubuntu one. kedua layanan ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan file-file yang berada di komputer mereka ke storage dropbox atau ubuntu one dengan cara sinkronisasi. 

·       Gmail dan Yahoo mail
sebenarnya kita sudah lama menggunakan teknologi cloud computing, hanya saja kita tidak sadar tentang teknologi tersebut. salah satu contohnya adalah layanan email seperti Gmail dan Yahoo Mail yang sering kita gunakan. 
Dengan menggunakan layanan email kita tidak perlu lagi menginstall software email seperti outlook. kita dapat mengakses email dimana pun kita berada.
Sumber :
-       http://ukar-ukir.blogspot.com/2013/05/implementasi-cloud-computing-pada.html
-    http://sabrian.lecture.ub.ac.id/2013/01/implementasi-cloud-computing-untuk-e-learning-berbasis-infrastructure-as-a-service/
-   http://pajampangan.wordpress.com/2012/04/24/cloud-computing-solusi-it-masa-depan/
-   http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/273334-masa-depan-cloud-computing-kian-cerah
-   http://rascoolzzz.wordpress.com/2013/05/14/implementasi-cloud-computing-pada-telekomunikasi/

Tugas Terakhir Softskill - Cloud Computing


Pengertian CLOUD COMPUTING

Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing sistem juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing" Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."

Cloud computing sistem pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk mensupport  business process. Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yangdi dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud ).

Cloud serupa, melainkan menerapkan konsep abstraksi dalam lingkungan komputasi fisik, dengan menyembunyikan proses yang benar dari pengguna. Dalam lingkungan komputasi awan, data bisa berada pada beberapa server, rincian koneksi jaringan yang tersembunyi dan pengguna tidak ada yang tahu. Bahkan, komputer awan awan dinamakan demikian karena sering digunakan untuk menggambarkan pengetahuan eksak tentang pekerjaan batin. Cloud komputasi berat berasal dari paradigma Unix memiliki beberapa elemen, masing-masing yang sangat baik pada satu tugas tertentu, daripada memiliki satu elemen besar yang tidak baik.

CONTOH PENERAPANNYA :

Sebagai contoh, seorang sopir mobil tahu bahwa roda kemudi dengan memutar arah mobil yang mereka ingin pergi; atau yang menekan pedal gas akan menyebabkan mobil untuk mempercepat. Sopir biasanya tidak peduli tentang bagaimana arah dari roda kemudi dan pedal gas tersebut diterjemahkan ke dalam gerakan yang sebenarnya dari mobil. Oleh karena itu, rincian ini diabstraksikan dari sopir.


KEUNGGULAN CLOUD COMPUTING SISTEM

Uraian mengenai keuntungan (sisi potensial) yang didapat dalam penggunaanCloud Computing. Namun, secara spesifik, merujuk kepada (Thia, 2008) keuntungan Cloud Computing antara lain:

(1) Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi infrastruktur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya,
(2) Bagi application developer, layanan PaaS memungkinkan pengembangan dan implementasi aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan produktivitas,
(3) Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya pasar baru bagi industri jasa pengembangan teknologi informasi,
(4) Bagi pebisnis di bidang infrastruktur, hal ini merupakan peluang yang besar karena dengan meningkatnya penggunaan layanan SaaS ini akan meningkatkan penggunaaan bandwidth internet,
(5) Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat

KEKURANGAN CLOUD COMPUTING

Merujuk kepada (Robbins, 2009), resiko yang harus dihadapi user dalam penggunaan Cloud Computing ini antara lain:
(1) service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari provider. Inkonsistensi cloud provider ini meliputi, data protection dan data recovery,
(2) privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secara bersama-sama,
(3) compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user,
(4) data ownership mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud,
(5) data mobility, yang mengacu pada kemungkinan share data antar cloudservice dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat usermelakukan proses terminasi terhadap layanan cloud Computing.

Beberapa pertimbangan lain yang menjadi resiko Cloud Computing adalah:
- Ketidakpastian kemampuan penegakan kebijakan keamanan pada provider
- Kurang memadainya pelatihan dan audit TI
- Patut dipertanyakan kendali akses istimewa pada situs provider
- Ketidakpastian kemampuan untuk memulihkan data
- Kedekatan data pelanggan lain sehingga kemungkinan tertukar
- Ketidakpastian kemampuan untuk mengaudit operator
- Ketidakpastian keberlanjutan keberadaan provider
- Ketidakpastian kepatuhan provider terhadap peraturan.


Sumber : 

Monday, May 13, 2013

PENERAPAN APLIKASI KOMPUTASI MODERN


Nama : Syefani Rahma Deski
Kelas : 4IA22
NPM : 55409507
Mata Kuliah : Pengantar Komputasi Modern
Dosen : Ibu Rina Noviana

Pada Penerapan Aplikasi Komputasi Modern terdapat 3 Jenis Aplikasi Komputasi Modern, yaitu :

·         Mobile Computing adalah Komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan, salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel. Berdasarkan penjelasan tersebut, untuk kemajuan teknologi ke arah yang lebih dinamis membutuhkan  perubahan dari sisi manusia maupun alat. Contoh dari mobile computing adalah GPS, smart phone, dan sebagainya.
Contoh Penerapannya :
·         Kendaraan(untuk pemantauan dan koordinasi, GPS)
·         Peralatan Emergensi(akses kedunia luar)
·         Akses web dalam keadaan bergerak
·         Location aware services
·         Information services
·         Disconnected operations (mobile agents)
·         Entertaintment(network game groups)
·         Grid Computing  atau Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar.
Ada beberapa daftar yang dapat dugunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah :
·   Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.
·  Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.
·  Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.
Contoh Penerapannya :
·         Scientific Simulation: Komputasi grid diimplementasikan di bidang fisika, kimia, dan biologi untuk melakukan simulasi terhadap proses yang kompleks. Untuk lebih jelasnya kunjungi halaman berikut:
·         Medical Images: Penggunaan data grid dan komputasi grid untuk menyimpan medical-image.
Contohnya adalah eDiaMoND project
·         Computer-Aided Drug Discovery (CADD): Komputasi grid digunakan untuk membantu penemuan obat. Salah satu contohnya adalah: Molecular Modeling Laboratory (MML) di University of North Carolina (UNC)
·         Big Science: Data grid dan komputasi grid digunakan untuk membantu proyek laboratorium yang disponsori oleh pemerintah
Contohnya terdapat di DEISA
·         e-Learning: Komputasi grid membantu membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan dalam pertukaran informasi dibidang pendidikan. Contohnya adalah AccessGrid
·         Visualization: Komputasi grid digunakan untuk membantu proses visualisasi perhitungan yang rumit. Contohnya dapat dilihat di website berikut:
·         Microprocessor design: komputasi grid membantu untuk mengurangi microprocessor design cycle dan memudahkan design center untuk membagikan resource lebih efisien. Contohnya ada di Microprocessor Design Group at IBM Austin
·   Cloud computing adalah perluasan dari konsep pemrograman berorientasi objek abstraksi. Abstraksi, sebagaimana dijelaskan sebelumnya, menghapus rincian kerja yang kompleks dari visibilitas. Semua yang terlihat adalah sebuah antarmuka, yang menerima masukan dan memberikan output. Bagaimana output ini dihitung benar-benar tersembunyi.
Cloud serupa, melainkan menerapkan konsep abstraksi dalam lingkungan komputasi fisik, dengan menyembunyikan proses yang benar dari pengguna. Dalam lingkungan komputasi awan, data bisa berada pada beberapa server, rincian koneksi jaringan yang tersembunyi dan pengguna tidak ada yang tahu. Bahkan, komputer awan awan dinamakan demikian karena sering digunakan untuk menggambarkan pengetahuan eksak tentang pekerjaan batin. Cloud komputasi berat berasal dari paradigma Unix memiliki beberapa elemen, masing-masing yang sangat baik pada satu tugas tertentu, daripada memiliki satu elemen besar yang tidak baik.

Contoh Penerapannya : seorang sopir mobil tahu bahwa roda kemudi dengan memutar arah mobil yang mereka ingin pergi; atau yang menekan pedal gas akan menyebabkan mobil untuk mempercepat. Sopir biasanya tidak peduli tentang bagaimana arah dari roda kemudi dan pedal gas tersebut diterjemahkan ke dalam gerakan yang sebenarnya dari mobil. Oleh karena itu, rincian ini diabstraksikan dari sopir.

Sumber :



Monday, April 01, 2013

Jurnal 2 Komputasi Modern



Nama: Syefani Rahma Deski
NPM : 55409507
Kelas : 4IA22
Dosen : Rina Noviana
Mata Kuliah : Pengantar Komputasi Modern


JURNAL KOMPUTASI MODERN
MANAJEMEN JARINGAN LALU LINTAS
Abstraksi :
Tujuan dibuat jurnal in membahas masalah yang berkaitan dengan Manajemen Jaringan Lalu Lintas. Sebuah kategori yang relatif baru dari jaringan manajemen cepat menjadi suatu keharusan dalam bisnis konvergensi Jaringan. Organisasi menengah dan besar menemukan mereka harus mengontrol perilaku jaringan lalu lintas untuk memastikan bahwa strategis mereka aplikasi selalu mendapatkan sumber daya yang mereka butuhkan untuk tampil maksimal. Mengendalikan lalu lintas jaringan memerlukan membatasi bandwidth yang untuk aplikasi tertentu, menjamin bandwidth minimum kepada orang lain, dan tanda lalu lintas dengan prioritas tinggi atau rendah. Latihan ini disebut Manajemen Jaringan Lalu Lintas.
  1. Pendahuluan :
Jaringan komputer adalah sebuah komunikasi data sistem yang interkoneksi sistem komputer di berbagai situs yang berbeda. Sebuah jaringan dapat terdiri dari kombinasi dari LAN, atau WAN. Lalu lintas jaringan dapat didefinisikan dalam beberapa cara. Tapi dengan cara sederhana kita dapat mendefinisikan sebagai kepadatan data yang ada di jaringan apapun. Dalam setiap jaringan komputer, ada banyak perangkat komunikasi mencoba mengakses sumber daya dan pada saat yang sama mendapatkan permintaan untuk melakukan beberapa pekerjaan untuk beberapa perangkat lain. Juga pada saat yang sama waktu beberapa jenis perangkat komunikasi mungkin sibuk untuk menanggapi permintaan yang dibuat untuk mereka. Jadi ada banyak pertukaran informasi dalam jaringan dalam bentuk permintaan, respon dan kontrol data. Data ini pada dasarnya adalah dalam bentuk sejumlah besar paket melayang-layang di Jaringan. Ini sejumlah besar data bertindak sebagai beban pada Jaringan, yang menghasilkan memperlambat operasi perangkat komunikasi lainnya. Karena ini ada banyak keterlambatan dalam kegiatan komunikasi. Hal ini pada akhirnya menghasilkan kemacetan dari Jaringan. Ini adalah deskripsi dari Lalu Lintas Jaringan dalam bentuk yang paling sederhana. Dengan kata lain kita dapat mengatakan bahwa lalu lintas jaringan adalah beban pada perangkat komunikasi dan sistem. Ini lalu lintas pada jaringan kini telah mengakibatkan menengah dan organisasi besar menyadari bahwa mereka harus mengontrol perilaku jaringan lalu lintas untuk memastikan bahwa aplikasi strategis mereka selalu mendapatkan sumber daya yang mereka butuhkan untuk melakukan lalu lintas jaringan secara optimal Pengendalian membutuhkan bandwidth yang membatasi untuk aplikasi tertentu, menjamin bandwidth minimum kepada orang lain, dan tanda lalu lintas dengan prioritas tinggi atau rendah. Latihan ini disebut manajemen lalu lintas.


  1. Proses Umum Untuk Manajemen Lalu Lintas
Manajemen Lalu Lintas terdiri dari penggabungan sejumlah kegiatan seperti di bawah ini :
 



  1. Teknik Untuk Mengukur Jaringan Lalu Lintas
Salah satu cara termudah untuk memahami Lalu Lintas Jaringan untuk mempertimbangkan analogi dengan lalu lintas jalan. pertimbangkan bahwa ada keadaan darurat dan seseorang telah jatuh sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit. Tapi ketika ambulans mencoba untuk membuat jalan melalui jalan kota, ia menemukan jalan benar-benar diblokir dengan mobil n bus. Solusi untuk situasi ini akan untuk seorang polisi lalu lintas untuk masuk dan mengelola lalu lintas. Dia pertama kali akan mengukur lalu lintas, dan kemudian memprioritaskan lalu lintas. Ambulans akan mendapatkan prioritas tertinggi dan jalan akan dibuat kosong untuk ambulans untuk lulus. Serupa halnya dengan Lalu Lintas Jaringan. Ketika Anda mengirim permintaan pada jaringan, adalah mungkin bahwa
karena beberapa masalah atau permintaan lain anda harus menunggu untuk beberapa waktu. Jika selama periode waktu jumlah paket mengantri dan menunggu maka menghasilkan lalu lintas. Setelah lalu lintas dibuat, Anda harus menunggu sampai selesai, yang dapat untuk waktu yang lama, tergantung pada situasi. Jadi, harus ada beberapa cara untuk menangani situasi ini. Solusi untuk ini adalah Manajemen Jaringan Lalu Lintas dan prosesnya dimulai pertama dengan mengukur lalu lintas pada jaringan.
3.1 Alasan Untuk Mengukur Jaringan Lalu Lintas
Berikut ini adalah resons yang akan kita memiliki ukuran lalu lintas jaringan :
a) Layanan pemantauan - memastikan hal-hal menjaga bekerja.
b) Jaringan perencanaan - menentukan kapasitas ketika lebih diperlukan.
c) Biaya pemulihan - sesi kali dan volume lalu lintas dapat memberikan data penagihan.
d) Penelitian - pemahaman yang lebih baik dari apa yang ada terjadi harus memungkinkan kita untuk meningkatkan jaringan kinerja.
3.2 Lalu Lintas InternetMetrik kinerja dasar lalu lintas internet bias terdaftar sebagai:
• Packet loss
• Keterlambatan
• throughput
• Ketersediaan
3.3 Pengendali Untuk Pengukuran
Ada beberapa pengendali lain sangat berkaitan dengan persyaratan pengukuran adalah
• Harga
• Tingkat Perjanjian Layanan
• Baru layanan
• Aplikasi
  1. Jaringan Pengukuran Lalu Lintas
Biasanya, manajemen lalu lintas ditempatkan di tepi WAN dari situs perusahaan. Di sinilah LAN berkecepatan tinggi memenuhi link akses yang lebih rendah kecepatan WAN. Persimpangan Lan Wan juga di mana kedua Internet dan lalu lintas masuk dan keluar intranet perusahaan. Jadi itu adalah tempat yang ideal untuk lalu lintas "jinak" dan untuk mengurangi dampak lalu lintas tidak kritis dan bahkan mencurigakan mengambil di Internet. Membatasi atau memblokir sumber daya jaringan yang tersedia untuk lalu lintas sembrono atau tidak diinginkan meningkatkan kinerja perencanaan sumber daya perusahaan (ERP), pelanggan relationship management (CRM), dan strategis lainnya, aplikasi businesscritical. Selain pemantauan lalu lintas di tepi jaringan, ada masalah performa murni untuk dipertimbangkan. WAN jaringan akses biasanya lebih lambat dari LAN, umumnya karena alasan anggaran. Juga Bisnis membayar berulang biaya bulanan untuk layanan WAN, sedangkan bandwidth LAN adalah gratis (setelah investasi awal peralatan telah dibuat). Dengan kecepatan tinggi lalu lintas LAN melambat pada lebih rendah kecepatan akses sirkuit, tepi LAN-WAN adalah di mana kemacetan yang paling mungkin terjadi. Faktor lain yang penting perlu dipertimbangkan di sini adalah bahwa sebagian besar aplikasi telah dikembangkan untuk berjalan di LAN. Sekarang, jaringan lokal pada umumnya bebas dari kemacetan dan jatuh di bawah kontrol total dari sebuah departemen IT internal. Ini LAN yang dioptimalkan aplikasi berperilaku berbeda dalam lingkungan WAN. Tidak hanya link akses WAN lebih lambat, tetapi layanan WAN juga dapat jatuh di bawah lingkup manajemen penyedia jaringan ganda. Mengatur lalu lintas di segmen jaringan membantu organisasi terdistribusi yang bergantung pada WAN untuk melayani pengguna remote dengan sumber daya yang terpusat. Melakukan jadi adalah masalah yang cukup sederhana. Dalam kebanyakan kasus, jaringan administrator menggunakan GUI untuk mengatur parameter untuk beberapa bisnis penting kebijakan dalam bahasa Inggris. Administrator kemudian mendorong tombol untuk menyebarkan kebijakan-kebijakan ke berbagai segmen jaringan di mana mereka harus ditegakkan.
  1. Analisis Lalu Lintas
Setelah pemantauan berturut-turut selama beberapa tahun, LAN dan WAN lalu lintas telah terlihat mengikuti berbeda pola.

5.1 Lalu Lintas LAN :
Lalu lintas di LAN telah menunjukkan untuk menjadi diri serupa di alam. Mereka berarti jika saya mengukur lalu lintas selama periode satu jam dan plot, itu akan mirip dengan grafik untuk lalu lintas diplot selama satu hari. Dalam cara yang sama grafik hari akan mirip untuk lalu lintas grafik diplot selama seminggu dan grafik minggu untuk itu dari sebulan. Itu rintik dari variasi lalu lintas mengulangi sendiri lebih teratur interval.

Model Poisson: Lalu Lintas Alam di Internet telah diidentifikasi untuk mengkonfirmasi ke Model Poisson. Model ini memberikan kita gambaran kasar tentang karakteristik Lalu Lintas Internet.Model ini memperkirakan kemungkinan jumlah paket yang harus ada pada jaringan setelah diberikan waktu jika tingkat kedatangan rata-rata paket adalah ditentukan.


  1. Manajemen Lalu Lintas
Melihat gambar di bawah ini akan membuat pemahaman yang lalu lintas jaringan sebelum dan setelah dikelola lebih jelas. Angka ini adalah penggambaran media transmisi sementara itu membawa keberhasilan lalu lintas. Yang kita bisa melihat biasa aplikasi demikian mungkin sebagai video, audiodownload dll mengambil bagian utama dari tersedia pita lebar. Misi aplikasi kritis yang tersisa denganhanya sekitar 40% bandwidth yang yang berarti bahwa ada mungkin akan banyak penundaan dalam transmisi data atau pengolahan transaksi. Di sinilah peran manajemen lalu lintas datang masuk. Pengguna dapat mengambil keputusan mengenai berapa banyak jumlah bandwidth yang ia ingin menjaga khusus untuk misi kritis aplikasi, dan kemudian sisanya dapat digunakan untuk lainnya normal aplikasi. dalamkedua tokoh kita dapat melihat bahwa lalu lintas telah dikelola sedemikian rupa sehingga maksimum bandwidth yang (hampir 70%) telah disediakan untuk misi kritis
aplikasi. 5% dari bandwidth tidak digunakan yang juga dapat digunakan oleh aplikasi ini dalam kasus gelora lalu lintas. aplikasi normal adalah dibiarkan dengan hanya tentang 25% dari bandwidth.
 


  1. Kesimpulan
Untuk menyimpulkan kami ingin menekankan kembali bahwa, hari ini mengubah skenario, di mana cara konvensional dalam melakukan hal tidak ada lagi memegang baik organisasi adalah cepat menyadari bahwa agar mereka tetap pada langkah dengan orang lain dalam lomba, mereka harus merangkul konsep Manajemen Jaringan. Juga cara di mana kedua ukuran jaringan dan data yang rides pada mereka meningkat dari hari ke hari, itu sudah menjadi keharusan untuk memonitor jenis yang lalu lintas yang mengalir, prioritas dan kemudian mengelola lalu lintas sesuai.

Sumber : http://kindern.blogspot.com/2012/03/jurnal-komputasi-modern.html