Wednesday, February 09, 2011

Cokelat Lebih Menyehatkan dari Buah

Ayooo.. buat para pecinta Cokelat pasti seneng ni pas baca ini. Let's Read !! :)
Cokelat seringkali dijadikan 'obat' untuk mengusir stres dan meningkatkan mood. Tak hanya lezat, camilan asal Amerika Selatan ini memang dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Peneliti di Pusat kesehatan dan Gizi Hershey menyatakan cokelat pantas menyandang predikat 'buah super'. Dari studi di labolatorium, diketahui cokelat memiliki banyak antioksidan.
Tingkat polyphenol dan flavanoid dalam satu gram bubuk kakao lebih banyak dibandingkan buah-buahan yang digunakan untuk membuat jus.
Pakar menemukan biji kakao, buah asal cokelat memiliki nutrisi luar biasa dengan kandungan makronutrien, seperti dikutip dari medindia.net.
Temuan yang dipublikasikan dalam Jurnal Kimia menunjukkan bahwa cokelat pekat (dark chocolate) dan cokelat bubuk mengandung flavanoid dan polifenol lebih tinggi daripada jus buah.
Antioksidan ditemukan dalam buah-buahan seperti anggur, stroberi dan buah delima, beberapa jenis jus, cokelat pekat, teh hijau dan anggur merah. Antioksidan adalah senyawa yang akan melawan radikal bebas perusak sel. Bila tubuh kekurangan antioksidan, dapat menimbulkan masalah kesehatan.
Namun, pakar lain menilai frasa 'buah super' tidak benar dan hanya diciptakan produsen sebagai bagian pemasaran. Sebab, tidak ada satu jenis makanan pun yang memiliki semua nutrisi penting. hmm .. Yummny :d

Bawang, Bahan Pengawet Alami

 Di balik fungsinya sebagai bumbu dapur, bawang putih menyimpan manfaat sebagai pengawet makanan. Dengan sifat antioksidan dan antimikrobra, bawang lebih menguntungkan daripada bahan pengawet buatan.
"Kandungan zat antioksidan dan antimikroba bawang mentah membuatnya menjadi bahan yang baik untuk pengawetan makanan," kata Jonathan Santas, peneliti dari Departemen Nutrisi dan Bromatology University of Barcelona.
Tak hanya itu, kandungan flavonoid bawang, yang bermanfaat bagi kesehatan, mampu meningkatkan ketahanan makanan. Hasil penelitian ini menempatkan bawang sebagai alternatif alami untuk bahan pengawet dalam industri makanan.
Penelitian ini juga mengungkap keampuhan bawang merah. Senyawa fenolik di dalamnya mampu mencegah perkembangan bakteri, mikroorganisme yang menjadi pemicu kerusakan makanan.
"Bawang secara efektif dapat menunda oksidasi lemak pada emulsi minyak dan air yang akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme dalam makanan," kata Santas yang memublikasikan penelitiannya di International Journal of Food Science and Technology.
Sementara penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa senyawa flavonoid dalam bawang putih memiliki efek menguntungkan bagi kesehatan. Bawang putih bersifat antioksidan, antiinflamasi, kardio protektif, dan antikarsinogenik. Selain ampuh mengusir flu, bawang juga bermanfaat meredakan tekanan darah tinggi.
Walau demikian, konsumsi bawang putih untuk kesehatan harus di bawah pengawasan dokter. Itu karena konsumsi yang tidak terkontrol bisa menipiskan darah, membatasi kemampuan pembekuan, dan dapat bereaksi negatif ketika berinteraksi dengan beberapa bahan obat.

Bahaya Bagi Ibu Hamil Memakai Sepatu Hak Tinggi

Sepatu bertumit tinggi memang bisa membuat penampilan lebih seksi. Tetapi jika saat ini Anda sedang berbadan dua, sebaiknya hindari gunakan sepatu model ini. Kebiasaan ini bisa membahayakan kehamilan Anda.
Survei yang dilakukan oleh Society of Chiropodists and Podiatrists (komunitas ahli kelainan dan penyakit kaki) asal Inggris pada 1.000 wanita hamil, menemukan mereka sering mengenakan berbagai jenis sepatu seperti ballet pump, sandal jepit, sepatu tumit tinggi dan Ugg boot.
Dari hasil survei diketahui dari sekian banyak jenis sepatu yang digunakan wanita hamil, tidak ada yang pas. Faktanya, tujuh dari sepuluh wanita hamil mengalami masalah kaki seperti bengkak pergelangan dan kaki, serta nyeri pada tumit. Jadi, menggunakan sepatu yang nyaman dan pas bagi wanita hamil sangat penting.
"Otot dan ligamen wanita hamil melembut dan meregang akibat peningkatan hormon relaksin pada ovarium, yang membuat kaki lebih rentan terhadap pergerakan setiap hari," kata ahli penyakit kaki, Lorraine Jones, seperti dikutip dari BBC.
"Sepatu tumit tinggi mengubah postur tubuh, memperpendek otot betis dan menempatkan tekanan pada punggung dan lutut. Pada kehamilan terjadi tekanan ekstra pada sendi dan bisa masalah pada kaki, membuat tubuh tidak seimbang dan berisiko mudah jatuh," katanya. 
Menurut Jones, sebaiknya wanita hamil memilih sepatu dengan tumit 1,2 inchi (3cm). Ini untuk mengalihkan berat badan mereka sedikit lebih maju ke kaki, yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. Lalu, jika memang ingin menggunakan sepatu tumit tinggi, sebaiknya tidak dalam waktu lama.

Tuesday, February 08, 2011

5 Makanan Cegah Gangguan Pencernaan

Makanan yang Anda konsumsi bisa memengaruhi kesehatan pencernaan. Oleh karena itu, para ahli kesehatan selalu menganjurkan agar tidak sembarangan memilih makanan.
Bila makanan yang dikonsumsi baik, maka dapat melancarkan saluran pencernaan, sekaligus mencegah gangguan seperti mulas, kembung dan sembelit.
Nah, makanan seperti apa saja yang memungkinkan pencernaan Anda baik dan lancar, berikut ini daftarnya, dikutip dari Times Of India.
- Jahe
Jahe berisi gingerol aktif yang menghasilkan rasa hangat, pedas, serta sifat merangsang dan penyembuhan. Selain untuk bumbu dapur, jahe juga sering digunakan sebagai obat terkait gangguan sistem pencernaan, seperti mual.
- Adas
Adas mengandung anethole yang berkasiat untuk menyejukkan saluran cerna. Adas juga mengandung asam aspartat, yang bertindak sebagai terapi anti-kembung.
Itu sebabnya, tidak mengherankan banyak orang yang memiliki kebiasaan mengunyah adas setelah makan. Adas sering dipakai untuk bahan ramuan obat, selain itu juga sering dipakai untuk mengolah masakan.
- Yogurt
Yogurt mengandung bakteri probiotik yang baik untuk usus. Probiotik akan menjaga usus tetap dalam keadaan terbaik, selain itu juga mencegah serangan penyakit yang masuk lewat makanan. Dan dengan sendirinya meningkatkan fungsi saluran pencernaan.
- Mint
Mint sering digunakan sebagai pengobatan untuk gangguan pencernaan, mulas, dan perut kembung. Mint juga dikenal dengan khasiat mampu merangsang nafsu makan. Selain itu juga mampu mengobati mual dan sakit kepala.
- Daun salam
Daun salam sudah terbukti mampu mengobati migrain, rasa cemas dan stres. Daun ini juga dapat meningkatkan sistem pencernaan dan membantu sistem detoxifythe

Agar Buang Angin Tak Berbau

Buang angin merupakan aktivitas sangat umum, dan menyehatkan. Walau begitu, Anda bisa merasa malu bila sampai kepergok buang angin di tengah banyak orang, apalagi mengeluarkan suara dan bau tak sedap.
Buang angin merupakan kegiatan yang wajar terjadi karena konsumsi makanan yang menimbulkan pembentukan gas berlebihan di dalam tubuh.
Sedangkan aroma tak sedap yang keluar saat seseorang buang angin, bisa disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya karena sisa makanan terlalu lama tersimpan di usus besar, yang pada gilirannya menghasilkan gas berbau busuk.
Tapi jangan khawatir, masih ada cara jitu untuk mengatasi bau tak sedap saat buang angin, dikutip dari Times Of India.
- Batasi konsumsi makanan yang tinggi kadar lemak. Makanan tinggi lemak menghasilkan sejumlah besar karbondioksida dan beberapa di antaranya akan dikeluarkan tubuh dalam bentuk gas.
- Kelebihan karbohidrat dalam diet seseorang dapat menyebabkan masalah gas.
- Mengurangi jumlah udara yang Anda telan. Hindari berbicara dan tertawa sambil makan, karena perilaku seperti ini mengakibatkan menelan udara berlebihan. Makan dan minum perlahan dan mengunyah makanan Anda dengan baik.
- Mengunyah permen karet dan merokok menyebabkan udara yang Anda hirup juga menjadi berlebihan. Akumulasi udara ini menyebabkan kembung, membuat perut tertekan, dan menimbulkan gas.
- Hindari konsumsi makanan pedas karena mereka bisa meningkatkan debit asam lambung yang dapat menimbulkan iritasi.
- Kelebihan konsumsi minuman yang bersifat asam juga perlu dihindari, seperti teh, kopi, minuman bersoda, dan alkohol. Ini cenderung menyebabkan iritasi pada saluran gastro-intestinal. Juga, kurangi kebiasaan minum dengan menggunakan sedotan. Cara ini bisa menyebabkan udara lebih banyak masuk ke dalam saluran pencernaan.
- Kurangi makanan yang menimbulkan gas, seperti kacang-kacangan, kembang kol, kubis, brokoli, kacang, dan pisang.
- Jangan makan tiga kali makan besar di siang hari. Sebaliknya makan lima makanan kecil.
- Setelah makan ada baiknya Anda berjalan-jalan atau melakukan aktivitas seperti menaiki tangga agar kalori terbakar dan tidak menumpuk dalam perut. Aktivitas fisik membantu pencernaan bekerja lebih baik.
by : VivaNews.com